Sana TWICE mendapatkan kecaman dari netizen Korea Selatan setelah memuat sebuah postingan di Instagram.

Melalui akun Instagram resmi TWICE, baru-baru ini Sana mengunggah sebuah foto selfie dirinya yang cantik.

Hal yang menjadi kontroversi di kalangan netizen Korea ialah tulisannya pada caption foto tersebut, “Sebagai seseorang yang lahir di era Heisei, aku merasa sedih karena era Heisei harus berakhir, namun, Heisei kau sudah bekerja dengan keras, ini adalah awal dari era Reiwa, jadi aku akan menghadapi awal ini dan menyelesaikan hari-hari terakhir pada era Heisei.”

Tulisan ini langsung menuai banyak kecaman dari netizen Korea, karena Sana telah memberikan dukungannya kepada kaisar Jepang yang dianggap sebagai simbol perang.

 

Berbagai komentar kritikan netizen Korea di situs Nate:

“Kaisar Jepang adalah simbol dari kejahatan perang. Apakah ia benar-benar ingin membahas tentang turunnya tahta kekaisaran Jepang ketika sedang bekerja di Korea? Bahkan belum lama sejak peringatan gerakan kemerdekaan yang ke-100. Orang Jepang ini harus pulang ke negara asalnya,”

“Aku rasa tindakannya dalam membuat tulisan itu benar-benar sembrono, tapi yang membuatku kaget ialah bagaimana cara agensi mereka menangani kasus ini. Mereka menghapus komentar kritikan di Instagram, alih-alih menghapus postingan tersebut. Sepertinya mereka ingin tetap membuat orang Jepang senang,”

“Ini membuktikan kalau mereka hanya berada di Korea untuk menghasilkan uang dan tetap menjadikan Jepang sebagai prioritas utama mereka. Dan sekarang JYP malah membuat sebuah girl group baru di Jepang. Kenapa harus Jepang?”

“Ah sungguh, tolong berhenti mendebutkan idol dari Jepang. Apakah kita benar-benar tidak punya trainee lain? Lebih baik kita fokus ke pasar Amerika saja,”

“Tinggal saja di Jepang kalau kau merasa sedih tentang hal itu,” dan masih banyak lagi komentar kritikan lainnya.

Sementara hingga saat dituliskannya artikel ini, postingan Sana pada akun Instagram TWICE tersebut sudah mendapat lebih dari 141 ribu komentar. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *