Para pemegang saham YG Entertainment dikabarkan akan mengadakan sebuah pertemuan darurat.

Pertemuan darurat tersebut akan dilakukan pada hari Jumat, 22 Maret, untuk menentukan apakah mereka perlu memecat Yang Hyun Suk dari posisi produser utama dan adiknya, Yang Min Suk, dari posisi CEO.

Hal itu dipicu karena masalah yang sedang menimpa agensi YG Entertainment belakangan ini. Mulai dari skandal yang menimpa Seungri, kasus penggelapan pajak, hingga merosotnya harga saham.

Yang Hyun Suk diketahui mempunyai saham di agensi YG Entertainment sebanyak 16,12 persen, sedangkan Yang Min Suk memegang saham sebesar 3,31 persen.

Para pemegang saham yang akan menghadiri pertemuan tersebut ialah perwakilan dari Global World Music Investment yang mempunyai 9,53% saham, kemudian Naver sebesar 8,5 persen, Shanghai Fengying Business Consultant Partnership sebesar 7,54 persen dan National Pension Service 6,06 persen.

Dengan diadakannya pertemuan tersebut, bukan tidak mungkin kalau nantinya posisi Yang Hyun Suk dan Yang Min Suk akan digantikan dengan produser dan CEO yang baru. (www.kpopchart.net)