Soyeon (G)I-DLE menyampaikan permintaan maafnya setelah kedapatan menggunakan program secara ilegal.

Kontroversi bermula ketika Soyeon muncul dalam video terbaru yang diunggah melalui kanal Youtube Cube Entertainment.

Video tersebut kemudian menyorot laptop pribadi yang digunakan oleh Soyeon dan para penggemar mendapati kalau di dalam laptop tersebut terdapat banyak sekali program yang digunakan secara ilegal tanpa membeli lisensi resmi.

Menurut penggemar terdapat total 9 program yang menggunakan ‘crack’, salah satunya ialah program NI Kontakt.

 

Setelah menuai kontroversi, Soyeon langsung menyampaikan permintaan maafnya melalui halaman fancafe resmi. Ia menuliskan, “Pertama-tama aku minta maaf karena sudah membuat kalian semua khawatir¬†atas berita yang tidak menyenangkan baru-baru ini. Aku merasa perlu memberikan penjelasan melalui fancafe resmi.”

“Pertama-tama, aku saat ini sedang merenungkan kesalahanku karena faktanya aku memang menggunakan program yang diunduh secara ilegal. Aku ingat menggunakan banyak program secara ilegal ketika pertama kali belajar membuat lagu.”

“Untuk alasan mengapa aku tidak menghapus atau menyusun program-program yang aku gunakan di masa lalu, dan tidak mempunyai kesadaran akan hal itu, aku secara tulus merenungkannya kembali dengan penuh penyesalan.”

“Sejak aku mulai sungguh-sungguh membuat musik, hingga lagu-lagu terbaru yang aku buat, aku hanya menggunakan program resmi, tetapi aku meminta maaf sekali lagi karena telah membuat kalian khawatir dengan ketidaktahuan tentang masalah hak cipta sebagai seorang kreator, tidak peduli apa pun situasinya.”

“Mulai sekarang, aku akan belajar dan bertindak lebih hati-hati, serta tidak akan pernah menggunakan atau memiliki file ilegal apa pun di masa mendatang,” tulisnya. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *