Dua orang mantan anggota girl group K-Pop baru-baru ini mengungkap tindakan tidak manusiawi yang dilakukan oleh agensi kepada mereka.

Kedua mantan anggota anggota girl group tersebut hadir sebagai tamu dalam episode terbaru program ‘Coin Law Room’ di KBS JOY.

Melalui program ini, para tamunya akan berbicara mengenai kasus yang sedang mereka hadapi dan berkonsultasi dengan para pakar hukum.

Mantan anggota girl group tersebut kemudian bercerita, “Mereka memang menyediakan beras untuk kami. Tapi ada kutu di dalamnya, jadi setiap kali kami ingin makan kami harus membuang kutunya setiap hari. Orang tua kami sudah membayar biaya makan, tapi listrik dan air kami malah diputuskan. Kami harus pergi ke barbershop setiap kali ingin keramas.”

 

“Ketika kami ingin menghadiri sebuah event di Busan, terjadi sebuah kecelakaan mobil hingga membuat bemper belakang mobil penyok. Leher kami terbentur sebanyak 3 kali dan kami melaporkan tentang hal tersebut kepada mereka, tapi mobil malah terus melanjutkan perjalanan ke Busan dengan ngebut. Hari berikutnya setelah kami menyelesaikan jadwal di Seoul, mereka tidak membawa kami ke rumah sakit.”

Salah satu dari mereka kemudian mengatakan, “Jadi pada akhirnya, aku pergi ke rumah sakit seorang diri.”

Mereka kembali melanjutkan kisahnya, “Ketika melakukan promosi selama tiga tahun sebagai anggota girl group, manajer kami, uang makan, dan transportasi tidak sepenuhnya disediakan oleh agensi. Kami bahkan tidak punya kantor. Kami biasanya menggunakan coffee shop atau restoran cepat saji sebagai kantor.”

“Kami juga biasanya tampil di klub malam yang dipenuhi dengan asap rokok. Ketika kami bertemu dengan orang-orang di sana, mereka biasanya menyentuh bokong atau paha kami. Ketika anggota sedang berada di ruang ganti, mereka biasanya langsung menuliskan nomor teleponnya di ponsel anggota untuk mengetahui nomor mereka. Mereka lalu mencoba mencium kami setelah mengambil foto kami.”

Namun ketika melaporkan hal tersebut kepada agensi, CEO dari agensi tersebut hanya mengatakan, “Mereka mungkin melakukan itu karena kalian terlihat imut dan seperti anaknya sendiri.”

Terakhir mantan anggota girl group tersebut mengatakan, “Selama tiga tahun, kami sudah tampil di sekitar 500 event. Ketika kami bertanya kepada anggota girl group lain, mereka biasanya mendapatkan bayaran di atas 5 juta untuk setiap event. Setelah kami keluar dari agensi, CEO kami membeli mobil baru,” kisahnya.

Untuk sementara tidak diketahui siapa identitas mantan anggota girl group ataupun agensi yang dimaksud. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *