Kelompok sayap kanan Jepang (Netto uyoku) mengancam akan mengebom sebuah universitas.

Postingan ancaman tersebut diunggah pada halaman website Universitas Wanita Sugiyama pada 15 November lalu.

Pengunggah postingan ini mengancam akan mengebom kampus tersebut, jika penggemar Bangtan Boys tidak dikeluarkan dari Universitas Wanita Sugiyama.

Bersyukur setelah diperiksa oleh pihak berwajib tidak ditemukan bahan peledak di sekitar kampus seperti yang dituliskan dalam postingan.

Ancaman tersebut kabarnya dipicu oleh tulisan penggemar Bangtan Boys yang menjadi viral di Twitter, “Aku dengar seorang pelanggan menjelekkan Bangtan Boys ketika aku sedang bekerja paruh waktu di rental video. Aku tidak bisa memaafkannya. Aku memegang informasi identitasnya, jadi aku bisa mengungkap namanya, sekaligus prefensi seksualnya.”

Setelah postingan tersebut menjadi viral, pemilik rental video mengatakan bahwa mereka menjaga data privasi para pelanggannya dan pekerja paruh waktu tersebut telah merenungkan kesalahannya. (www.kpopchart.net)