Belakangan beredar isu tentang acara yang mengusung tema LGBT di salah satu kota di Indonesia, Magelang.

Acara tersebut merupakan ‘Korean Singing and Dance Competition’ yang diselenggarakan pada 13 dan 14 Oktober lalu bertempat di Mall Artos Magelang.

Kontroversi mulai terjadi ketika terdapat foto dan video yang beredar di sosial media. Foto dan video tersebut memperlihatkan beberapa peserta lomba Pocky Challenge, yang terlihat seperti sedang berciuman.

Masalahnya peserta lomba Pocky Challenge ini diikuti oleh pasangan berjenis kelamin sama, sehingga banyak yang berasumsi bahwa event tersebut mengandung unsur LGBT.

Foto yang tersebar di media sosial tersebut kemudian sampai ke pihak FPI (Front Pembela Islam) Magelang, yang kemudian bekerja sama dengan pihak keamanan setempat untuk menghentikan acara tersebut.

Setelah dibubarkan, pihak Artos Mall mengaku bahwa lomba Pocky Challenge tersebut tidak dimasukkan ke dalam rundown acara dan hanya sebuah perlombaan yang dilakukan secara spontanitas oleh pihak panitia.

Sebagaimana yang kita ketahui, Pocky Challenge adalah salah satu perlombaan yang biasanya dilakukan di berbagai program variety show Korea Selatan, khususnya ‘Running Man’.

Pihak Artos Mall juga menjelaskan bahwa panitia sengaja memasangkan peserta berjenis kelamin sama, untuk menghindari aksi sensual antara pria dan wanita. Namun mereka tidak menyangka kalau aksi tersebut malah memicu tuduhan aktivitas LGBT. (www.kpopchart.net)