Idol & Celeb

Agensi Wanna One Berikan Klarifikasi Soal Penggunaan Konsep ‘Hedwig and the Angry Inch’

Agensi Wanna One memberikan klarifikasi mereka soal penggunaan konsep ‘Hedwig and the Angry Inch’ pada album terbaru.

Sebelumnya Wanna One sempat mendapat kritikan dari penulis, aktor dan sutradara dari film dan musikal ‘Hedwig and the Angry Inch’.

Pasalnya Wanna One menggunakan simbol dari film tersebut yang dianggap mempunyai makna sejarah yang dalam di baliknya. Sehingga John Cameron Mitchell merasa pihak agensi Wanna One telah bertindak tidak sopan dalam menggunakan simbol tersebut dan terlalu menyederhanakannya.

Menanggapi kritikan tersebut, agensi Swing Entertainment menjelaskan bahwa konsep teaser comeback Wanna One dibuat berdasarkan ‘origin of love’ yang terdapat pada buku Plato yang berjudul ‘Symposium’.

Menurut agensi simbol tersebut juga dibuat berdasarkan konsep unik Wanna One, yang terdiri dari takdir, sistem biner, dan tidak terbatas.

Agensi juga menegaskan bahwa tidak ada masalah pelanggaran hak cipta, karena konsep tersebut diambil dari ide yang terinspirasi oleh nilai universal yang harus dimiliki oleh semua umat manusia.

Ide ini memang tersebar secara luas melalui lagu ‘The Origin of Love’ dalam film dan musikal ‘Hedwig and the Angry Inch’. Selain itu agensi juga mengaku menghormati opini dari John Cameron Mitchell selaku pembuat film dan musikal tersebut. (www.kpopchart.net)

Leave your vote

More in:Idol & Celeb

0 %

Log In

Or with username:

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.