Drama ‘Four Sons’ yang telah memulai syuting sejak lama terpaksa berhenti di tengah jalan setelah mengalami masalah dari pihak rumah produksi.

Drama yang dibintangi oleh aktor Park Hae Jin, Nana After School, Red dan Kwak Si Yang ini ditangani oleh rumah produksi bernama Bigtory Contents. Disebutkan bahwa masalah terjadi setelah PH (Production House) gagal membayar staf sebanyak 3 kali dan tidak dengan benar mendukung proses syuting, seperti tidak mau membayar berbagai perlengkapan syuting sewaan dan koreografer stuntman.

Seorang staf drama mengatakan, “Kami memiliki banyak persiapan karena akhir dari setengah bagian pertama [drama] sangat penting. Kami ingin meminjam peralatan dari Komisi Film Busan senilai 4 juta won (sekitar 51 juta rupiah), tetapi orang-orang di PH tidak menjadwalkannya tepat waktu sehingga kami harus menggunakan dari perusahaan lain, yang harganya 8 juta won (lebih dari 100 juta rupiah). Karena perbedaan harga, kami disuruh menunda syuting. Kami tidak bisa karena jadwal para aktor dan staf, serta lokasi yang kami pinjam.

Pada awalnya, PD Jang Tae Yoo berkata ia akan menutupi harganya, tetapi ia telah menghabiskan 10 juta won (sekitar 128 juta rupiah) dari uangnya sendiri untuk menutupi biaya. Jadi PD kamera bilang dia akan menutupi selisih harga. Umumnya, biaya sewa adalah 12 jam, dan setelah itu, ada biaya tambahan. Setelah kami syuting, biayanya mencapai 18 juta won (sekitar 231 juta rupiah). Tetapi para produsen tidak akan menutupi jumlah itu dan mengatakan kepada PD kamera untuk membayar semua itu karena kami menggunakan peralatan yang tidak mereka sarankan untuk digunakan.

 

PD Jang juga membayar sewa peralatan lain karena mereka tidak mengizinkan kami menyewa peralatan yang tidak terkait dengan pembuatan film. Mereka bahkan tidak akan membayar biaya produksi teaser, jadi PD Jang membayar semuanya, dan kemudian mereka menuntut untuk melihat yang asli.

Drama ‘Four Sons’ sendiri kabarnya telah memulai syuting pada bulan Januari, namun staf mulai tidak mendapatkan bayaran dengan benar hingga Mei, dimana PD Jang menutupi semua biaya yang seharusnya dikeluarkan oleh PH.

Seorang anggota staf melaporkan, “Staf dibayar setiap bulan. Namun, PH meminta PD Jang untuk memperbaiki naskah sebelum syuting, jadi kami syuting 4 kali di bulan Januari dan satu kali pada bulan Februari. Setelah itu, perusahaan produksi mengatakan mereka akan membayar kami setiap hari alih-alih untuk bulan itu, jadi dua tim pergi setelah melaporkan situasi itu ke Kementerian Tenaga Kerja. Staf lainnya dibayar untuk pekerjaan bulan Januari dan Februari mereka pada bulan April, dan ini terjadi tiga kali. Ketika staf lain yang tidak mendapatkan bayaran pergi, PD Jang mengambil kontrak untuk perusahaan ini dan membayar staf menggunakan uang sendiri, dan menerimanya setelahnya dari PH. Dia menggunakan 10 juta won dari uangnya sendiri dengan membayar staf dan peralatan pinjaman.

Para staf kabarnya berencana untuk mengganti produser dari rumah produksi dan karena ini syuting telah dihentikan sejak 10 Mei. Hampir seluruh staf telah menyerah dengan produksi dan meninggalkan proses tersebut. Saat itu Bigtory Contents kembali mencoba untuk memulai ulang syuting, namun staf yang tersisa mengatakan bahwa mereka akan pergi jika PH tidak diganti. Seorang staf pun mengungkap bahwa mereka (PH Bigtory Contents) harus mengirim sebuah pemberitahuan hukum karena mereka tidak menerima bayaran 25 juta won (321 juta rupiah).

PD Jang yang menjadi sutradara untuk drama kabarnya berusahauntuk melanjutkan syuting dengan segala tanggungjawabnya, tapi produser dari PH malah menyalahkan PD Jang dengan alasan tidak dapat dihubungi karena telah menghentikan proses syuting drama.

Untuk isu tersebut, seorang staf menyatakan, “PD Jang mencoba untuk mendapatkan uang yang ia gunakan dari dompetnya sendiri. Bahkan jika ia tidak dapat dihubungi, mereka dapat menghubungi agensinya, tapi mereka tidak mencoba langkah itu. Mereka mengancamnya melalui sms dan datang ke kantornya dalam keadaan mabuk, dan polisi datang untuk menyeret mereka keluar. Karena begitu banyak mengalami stres, PD Jang bahkan dirawat di rumah sakit. Aku mengunjunginya setelah itu, dan dia tampak dalam kondisi yang kurang sehat.

Drama ‘Four Sons’ ini pada awalnya telah dijadwalkan untuk tayang di TV Chosun pada bulan November, namun dengan masalah yang terjadi belakangan ini tampaknya rencana tersebut akan sulit direalisasikan. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *