Nilo Shaun Sajaegi
News

Federasi Manajemen Korea Ikut Angkat Suara Terkait Isu Manipulasi Chart Musik

Isu manipulasi chart musik yang belakangan tengah hangat jadi perbincangan di Korea Selatan hingga melibatkan para veteran yang bekerja di industri musik mendapatkan tanggapan dari federasi manajemen Korea.

Pada Jumat (20/07), wakil presiden Federasi Manajemen Korea buka suara dengan menyatakan, “Kembali ketika kasus Nilo terjadi, kami segera meminta untuk melakukan investigasi dari berbagai pihak terkait dan mengajukan sebuah investigasi dari Fair Trade Commission. Namun, tidak satupun yang mengambil langkah secara aktif untuk menyelesaikan masalah.

Sebagai hasilnya, kami telah menciptakan situasi di mana setiap kali seseorang yang tidak diketahui melesat ke peringkat pertama di tangga lagu, tuduhan sajaegi datang lebih dulu. Pola-pola seperti itu menyebabkan kerusakan tidak hanya pada penyanyi yang menyanyikan lagu-lagu ini, tetapi juga kepada konsumen yang membeli musik melalui chart musik dan platform musik. Pakar industri musik harus bersatu untuk secara aktif mendiskusikan masalah ini agar dapat menyelesaikan kontroversi dengan tepat.

Kami akan mengadakan pertemuan berkoordinasi dengan departemen kebudayaan sesegera mungkin, sehingga para ahli industri musik dapat berkumpul untuk berdiskusi. Kita harus membangun fondasi agar industri dapat beroperasi secara normal tanpa menimbulkan masalah lagi, dan tanpa mengecewakan para penggemar yang menyukai musik populer. Agar musik populer berkembang, harus memasukkan upaya dari dalam agar bisa berkembang dengan cinta penggemar,” tambahnya.

Isu ini muncul setelah solois Nilo, yang namanya sama sekali belum pernah terdengar memuncaki chart musik dengan lagunya, dan isu kembali mencuat dengan lagu DJ SHAUN yang juga menempati peringkat pertama di berbagai chart musik dengan ‘Way Back Home’, bahkan ditengah persaingan sengit beberapa lagu girl grup dengan fandom besar seperti Black Pink, TWICE dan APink.

Bagaimana menurut kalian dengan isu ini? (www.kpopchart.net)

You may also like

More in:News