Idol & Celeb

Penggemar Taylor Swift Kedapatan Beri Komentar Rasis Pada BTS dan ARMY?

Beberapa oknum penggemar Taylor Swift kedapatan memberikan komentar rasis kepada Bangtan Boys dan penggemarnya.

Pada hari Sabtu (19/05) kemarin, para penggemar Bangtan Boys berusaha dengan keras agar video musik ‘Fake Love’ bisa mencetak rekor baru dengan meraih jumlah views terbanyak dalam waktu 24 jam.

Seperti yang penggemar ketahui, rekor untuk video musik dengan views terbanyak dalam 24 jam masih dipegang oleh Taylor Swift dengan video musiknya yang berjudul ‘Look What You Made Me Do’ yang meraih total views sebesar 43,2 juta views.

Sayangnya Bangtan Boys tidak berhasil memecahkan rekor tersebut, karena ‘Fake Love’ mendapatkan 40,9 juta views dalam waktu 24 jam, hanya tinggal beberapa juta views lagi untuk menyentuh rekor milik Taylor Swift.

Para penggemar Taylor Swift kemudian menyadari aksi ARMY untuk mengalahkan rekor video musik ‘Look What You Made Me Do’. Merasa tidak terima, beberapa oknum penggemar tersebut kemudian melontarkan komentar rasis kepada Bangtan Boys dan penggemarnya.

Bermula ketika seorang penggemar Taylor Swift menuliskan, “Kalian semua orang idiot,” yang dijawab oleh oknum penggemar Taylor Swift lainnya, “Penggemar sushi berpikir mereka bisa memecahkan rekor Taylor.”

Sontak banyak penggemar Bangtan Boys yang berang, karena oknum penggemar Taylor Swift tersebut berkomentar rasis dengan menyebut Bangtan Boys sebagai ‘sushi’, yang merupakan makanan tradisional Jepang.

Meskipun Bangtan Boys bukan berasal dari Jepang, sebutan ‘sushi’ tersebut merupakan bentuk komentar rasis yang ditujukan kepada orang Asia.

Sementara hingga dituliskannya artikel ini video musik ‘Fake Love’ sudah menyentuh angka 58 juta views dan berada di urutan ke-8 video trending di Indonesia. (www.kpopchart.net)

More in:Idol & Celeb

Log In

Or with username:

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.