Penyanyi solo Nilo dituding telah melakukan tindakan sajaegi setelah lagunya meroket di chart musik Korea Selatan.

Kecurigaan mulai muncul setelah lagunya yang berjudul ‘Pass’ menempati urutan pertama chart realtime pada pukul 1 dini hari.

Lagunya berhasil mengalahkan lagu-lagu idol populer, termasuk TWICE dan EXO-CBX. Hal ini sangat mencurigakan, karena pada jam dini hari sebagian besar masyarakat sedang tidur, dan biasanya hanya fandom idol yang tetap melakukan streaming lagu idola mereka.

Apalagi selama seharian lagu ‘What Is Love?’ TWICE berhasil menempati peringkat pertama pada chart realtime, namun ketika masuk jam dini hari, lagu TWICE langsung turun dan ‘Pass’ mampu menempati urutan pertama dengan mengalahkan lagu milik EXO-CBX, WINNER, hingga Wanna One.

Kecurigaan netizen semakin kuat, karena lagu ‘Pass’ Nilo berhasil masuk pada urutan pertama dan kedua di situs MelOn, Genie, Bugs, dan Mnet. Sedangkan pada situs Naver lagu ‘Pass’ bahkan tidak mampu masuk ke dalam urutan 50 besar dan pada situs Soribada lagu tersebut berada di peringkat 20 keatas.

Menanggapi tudingan sajaegi, perwakilan dari Major7 Company selaku tim marketing untuk agensi Limez Entertainment yang menaungi Nilo, menyatakan, “Sama sekali tidak ada tindakan ilegal yang kami lakukan pada chart musik digital. Tudingan sajaegi di chart musik sama sekali tidak benar.”

“Sebagai perusahaan yang ahli di bidang promosi sosial media dan marketing dengan metode viral, Limez Entertainment punya strategi sendiri, jadi inilah hasil yang bisa kami tunjukan dari strategi tersebut,” imbuhnya.

Selain Nilo, Limez Entertainment juga menaungi band Jang Deok Cheol yang sebelumnya juga berhasil menempati peringkat teratas chart musik, setelah lagu ‘Good Old Days’ menjadi viral di internet. (www.kpopchart.net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *