Seorang mantan warga negara Korea Utara memberikan komentarnya soal kedatangan Red Velvet ke negara tersebut.

Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, pada hari ini Sabtu (31/03) Red Velvet bersama artis lainnya berangkat ke Korea Utara untuk menghadiri konser keesokan harinya.

Namun banyak penggemar yang merasa khawatir karena Red Velvet tampil di Korea Utara. Hingga ada penggemar yang bertanya kepada seorang BJ bernama Son Bom Hyang, yang dulunya pernah hidup di Korea Utara.

Seorang penggemar mengajukan pertanyaan, “Bagaimana kalau anggota Red Velvet ditembak dengan senjata api?”

Mendapatkan pertanyaan tersebut, Son Bom Hyang menjelaskan bahwa Korea Utara tidak akan melakukan hal seperti itu. “Kalau itu sampai kejadian, pasti sebuah perang besar akan terjadi. Korea Utara memang melakukan banyak hal gila, tapi mereka tidak akan sampai melakukan sesuatu seperti di dalam drama-drama.”

Pertanyaan lainnya, “Bagaimana kalau Kim Jong Un jatuh cinta kepada mereka dan menculik anggota Red Velvet?”

Sambil tertawa Son Bom Hyang menjawab, “Kim Jong Un hanya memimpin Korea Utara. Ia bukan raja Korea Selatan, jadi bagaimana ia bisa melakukan hal seperti itu? Sesuatu seperti itu tidak akan terjadi. Aku tahu banyak dari kalian yang khawatir, tapi tolong jangan sampai berpikir yang tidak-tidak.”

Terakhir Son Bom Hyang memberikan saran kepada anggota Red Velvet, agar tidak menggunakan pakaian terlalu seksi ketika tampil di Korea Utara. (www.kpopchart.net)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *