Baru-baru ini reporter Korea Selatan memberikan klarifikasi di balik kontroversi yang belakangan menimpa boy grup Wanna One.

Meski anggota Wanna One dan agensi telah meminta maaf, kontroversi tetap melebar dan terus menjadi perbincangan netizen.

Namun menurut pernyataan reporter Sports Chosun, sebenarnya kontroversi ini terjadi karena netizen salah mengintepretasikan apa yang diucapkan oleh anggota Wanna One. Saat itu memang banyak sekali anggota yang berbicara di waktu yang bersamaan, sehingga sulit untuk mendengarkan kata-kata yang mereka ucapkan secara jelas.

Beberapa kalimat yang kemungkinan telah membuat banyak orang salah paham ialah:

“미리 익혀야겠다” yang berarti “Aku harus menghapal ini dulu,” namun terdengar seperti  “미리 욕 해야겠다” yang berarti “Aku ingin memaki dulu.”

“메디테이션” yang artinya “Meditasi” juga terdengar seperti “마스터베이션” yang berarti“Masturbasi”.

“됐다 해/대답해라” yang berarti “Baiklah/Jawab” juga disalah artikan sebagai “Handjob gratis”, yang sempat membuat banyak netizen heboh.

Sementara untuk kalimat “Kenapa kita tidak dibayar,” dan “Kenapa kita tidak boleh tidur,” adalah parodi dari rap Kim Haeun di program ‘High School Rapper 2’ yang belakangan sedang menjadi tren.

Bagaimana tanggapan kalian mengenai klarifikasi di atas? (www.kpopchart.net)