SM Entertainment kembali dikalahkan oleh mantan personel EXO, Tao, di pengadilan Tiongkok.

Agensi SM Entertainment dari sebelumnya telah menggugat Tao atas tuduhan pelanggaran kontrak, ketika Tao memproduksi album solonya bersama agensi Tiongkok.

Namun pengadilan di Tiongkok mengatakan bahwa, “Hak kontrak eksklusif yang diklaim SM bukan merupakan bagian dari hak-hak sipil yang ditetapkan oleh Undang-Undang Hak Cipta Republik Rakyat Tiongkok.”

Pada persidangan pertama sebelumnya, hakim juga menyatakan bahwa album yang dirilis oleh Tao tidak melanggar hak cipta manapun maupun melanggar kontrak eksklusif dengan perusahaan SM Entertainment.

Sejak meninggalkan EXO pada tahun 2015 silam, Tao memang aktif melakukan promosi di Tiongkok. Di waktu yang bersamaan ia juga bertarung melawan mantan agensinya tersebut di meja hukum. (www.kpopchart.net)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *