Bos dari agensi MBK Entertainment, Kim Kwang Soo membeberkan alasannya ingin mendaftarkan hak cipta dari merek dagang T-ara.

T-ara merupakan girl grup yang debut pada tahun 2009 silam, dan masing-masing personelnya dipilih langsung oleh Kim Kwang Soo.

Terkait alasannya ingin mengambil hak cipta nama tersebut, “Aku tidak punya keserakahan terhadap nama T-ara. Aku juga tidak berencana mendebutkan kembali T-ara dengan anggota baru. Apakah aku tidak boleh tetap menyimpan jejak dari usaha keras perusahaan kami selama ini?”

“Setelah memilih nama T-ara, aku memilih anggota dan membentuk grup. Semuanya diawali dengan nama. Itu bukanlah sesuatu yang hanya dimiliki oleh empat orang anggota, Hyomin, Eunjung, Jiyeon dan Qri. Nama itu adalah milik perusahaan dan orang-orang yang sudah bekerja untuk T-ara.”

Namun bertentangan dengan prinsip mereka di masa lalu, Kim Kwang Soo sebelumnya mengijinkan Davichi dan SG Wannabe untuk menggunakan nama mereka meski kini sudah tidak lagi bernaung di agensinya.

Menanggapi hal itu ia menjelaskan, “Kami memberikan izin kepada Davichi dan SG Wannabe untuk menggunakan nama mereka setelah pindah ke agensi lain. Saat itu para anggotanya dengan hormat meminta izin kepada kami untuk menggunakan nama mereka. Sehingga aku dengan senang hati mengizinkannya.”

“Namun dalam kasus T-ara, beberapa anggota menunjukkan sisi mereka yang serakah, dan tindakan yang mereka lakukan sangat bertentangan dengan perkataan mereka. Kami sudah bersama selama 10 tahun, jadi aku benar-benar merasa kecewa,” ujarnya kesal.

Di lain pihak anggota T-ara telah mengajukan gugatan untuk mengambil kembali nama mereka, namun kabar lainnya menyebutkan bahwa T-ara telah resmi bubar karena opini masing-masing anggota yang saling bertentangan. (www.kpopchart.net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *