Belakangan girl grup TAHITI menjadi perbincangan banyak netizen, setelah Jisu mengumumkan dirinya keluar dari grup.

Melalui akun Instagram miliknya, beberapa waktu lalu Jisu menyatakan bahwa ia akan hengkang dari TAHITI, karena masalah kesehatannya.

Namun berbanding terbalik dengan pernyataan Jisu, Miso menudingnya telah berbohong dan mengatakan bahwa keinginannya untuk keluar adalah keputusan sepihak. 

Saat dikonfirmasi, Lee Se Jeong selaku CEO dari agensi TAHITI menuturkan, “Ketika Jisu mengatakan bahwa ia sedang sakit, kami ingin memprioritaskan kesehatannya jadi kami mengatakan agar ia beristirahat. Kami mengatakan bahwa ia bisa melanjutkan aktivitasnya jika kesehatannya sudah pulih. Kami telah memberikan perintah melalui kontraknya, dan ia meresponnya melalui pengacara.”

“Perintah kontrak bisa disetujui kalau sudah disepakati oleh kedua pihak. Pengacara Jisu mengatakan bahwa ia ingin memutuskan kontrak, karena kami tidak bisa menjaga kesehatannya dengan baik. Kedua pihak harus setuju akan hal ini, tapi sampai sekarang Jisu tidak menjawab panggilan kami. Kami sudah menunggu lama karena Jisu sakit. Aku takut anggota lain bisa tersakiti karena hal ini. Itulah kekhawatiran terbesarku saat ini.”

Kontrak TAHITI baru akan berakhir pada April 2019 mendatang. Ketika ditanyakan apakah agensi akan merelakan jika Jisu ingin keluar dari grup, sang CEO berkomentar, “Tidak ada yang pernah didiskusikan. Alasan kenapa kami tidak merespon postingan Jisu karena ia tidak menyatakan bahwa dirinya akan keluar dari grup. Ia hanya mengatakan ‘tidak mampu berdiri sebagai anggota TAHITI lagi’, tapi itu bukan berarti ia keluar dari grup. Itu sebabnya kami akan menunggu sampai ia mau berdiskusi dengan kami.”

Menurutnya saat ini pihak agensi sedang berusaha menghubungi Jisu melalui sang pengacara. (www.kpopchart.net)