Seorang politisi wanita di Korea Selatan menyuarakan kritikannya kepada program survival yang belakangan marak diselenggarakan.

Politisi ini bernama Je Youn Kyung yang merupakan anggota dari Partai Demokrasi Korea. Ia meminta agar Komisi Perdagangan menindak program-program sejenis khususnya ‘Produce 101’ dan ‘The Unit’.

Je Youn Kyung mengatakan, “Ini adalah contoh dari penyalahgunaan kekuasaan dengan konsep, ‘kami akan mempromosikan kalian, tapi kalian harus mematuhi kami’.” Ia mengkritik sistem program yang mengharuskan para pesertanya ikut dalam syuting terlebih dahulu sebelum menandatangani kontrak.

“Masing-masing agensi dan peserta tidak mengetahui apapun mengenai kontrak selama tiga bulan setelah pengumuman acara dibuat. Mereka dipaksa untuk syuting, sebelum mengetahui isi kontrak. Seharusnya kontrak dibuat sebelum keikutsertaan mereka dikonfirmasi.”

“Masalah ini juga menyebar ke stasiun televisi lain. KBS mengharuskan para pesertanya untuk syuting terlebih dahulu dan tim yang tereliminasi mengaku sama sekali tidak mendapatkan kontrak,” ujarnya menyinggung program ‘The Unit’.

Selain itu Je Youn Kyung juga menyinggung fakta Kang Daniel dan Yoon Ji Sung yang merupakan artis dari MMO Entertainment, sub-label dari CJ E&M selaku perusahaan yang memiliki saluran Mnet. Ia menyebutkan bahwa 11 anggota Wanna One merupakan trainee dari agensi yang sahamnya dimiliki oleh CJ E&M.

Menanggapi tudingan tersebut, pihak CJ E&M menuturkan, “Sebelum memulai season 2 ‘Produce 101’ kami melakukan pertemuan dengan agensi sebanyak tiga kali untuk menjelaskan isi kontrak. Setelah itu kontrak ditandatangani, jadi semua urusan kontraknya sudah diselesaikan sebelum acara dimulai.”

Terkait tudingan yang menyebutkan 11 anggota Wanna One berasal dari agensi yang sahamnya dimiliki oleh CJ E&M, “Itu sama sekali tidak benar. Tidak ada agensi (anggota Wanna One) yang sahamnya dipegang oleh kami selain MMO Entertainment,” jelas mereka. (www.kpopchart.net)