Salah satu sutradara yang terdengar dengan film-film dewasanya, Kim Ki Duk baru baru ini dituntut atas tuduhan pelecehan seksual.

Menurut laporan beberapa media outlet Korea Selatan pada Rabu (02/08), seorang aktris yang identitasnya disamarkan sebagai A diketahui menuntut sutradara Kim Ki Duk dengan tuduhan pelecehan dan pemaksaan.

Tuduhan pelecehan dan pemaksaan ini terjadi di lokasi syuting untuk film ‘Moebius’ di tahun 2013 silam, dimana A pada awalnya adalah aktris yang menjadi pemeran utama.

Selama syuting film, A mengklaim bahwa sutradara Kim Ki Duk telah menamparnya dan mengatakan bahwa dia perlu membenamkan dirinya lebih dalam perannya. Lebih lanjut, sutradara Kim terungkap telah memaksanya melakukan adegan seks yang tidak ada dalam naskah film.

Karena paksaan tersebut, A memutuskan untuk keluar sebagai cast film, dan seorang aktris yang berbeda mengisi tempat yang ditinggalkannya..

Setelah mendapatkan tindakan yang tidak pantas dari sutradara, A mengaku telah mendiskusikan untuk mengambil langkah hukum namun sayangnya ia berakhir menyerah karena takut hal tersebut akan berdampak negatif pada karirnya sebagai aktris.

Belum lama ini, A kembali untuk memperjuangkan pelecehan dan pemaksaan yang diterimanya dan membawa kasus kepada Federation of Korea Movie Workers’ Union (FKMWU) yang kini membantu aktris untuk menangani kasus.

Perwakilan FKMWU, Hong Tae Hwa mengatakan, “Terdapat laporan dari staf bahwa sutradara Kim Ki Duk menampar wajahnya [A] dua atau tiga kali pada waktu yang berbeda, dan telah terungkap bahwa Kim Ki Duk memaksanya [A] untuk melakukan syuting adegan dimana dia harus meraih alat kelamin laki-laki. Bukannya adegan ini tidak ada dalam naskah, tapi aktris ini pertama kali diberitahu bahwa alat kelamin pria yang akan digunakan adalah buatan, hanya untuk menekan untuk menyentuh orang yang sebenarnya dan melakukan syuting adegan dengan cara yang tidak disetujui. Sebelumnya, dia tertekan untuk waktu yang lama, dan pada akhirnya, adegan itu difilmkan, dan arsipnya masih ada. Tuduhan yang tepat akan terungkap melalui penyelidikan jaksa penuntut.

Tuduhan yang serius ini kemudian ditanggapi oleh pihak Kim Ki Duk yang mengklaim bahwa A telah melakukan syuting dua kali, setelah itu dia tiba-tiba berhenti dan memberhentikan kontak. Ketika A tidak muncul di lokasi syuting pada hari ketiga, bagian aktris lain diubah menjadi peran ganda.

Sutradara juga ikut buka suara terkait tuduhan yang dijatuhkan kepadanya melalui meida X Sports News dengan berkata, “Aku ingin menjelaskan tentang apa yang telah dibicarakan sebagai pelecehan. Segala sesuatu yang lainnya, itu sulit untuk dimengerti.

Situasi apa pun, dari sudut pandang sutradara, adalah sesuatu yang berasal dari mengejar realisme dalam sebuah adegan, dan di tengah audiensi anggota staf, tidak ada emosi subjektif yang terlibat,” jelas Kim Ki Duk lebih lanjut.

Menanggapi ada seorang staf yang membenarkan tuduhan terhadapnya, Kim Ki Duk mengatakan, “Jika masih ada anggota staf yang memberikan laporan terperinci, aku akan menggunakannya sebagai kesempatan untuk memikirkan kembali jabatanku sebagai sutradara film, sekaligus bertanggung jawab atas tindakanku. [Mengenai tuduhan pemaksaan], aku percaya itu adalah kesalahpahaman tentang usahaku sebagai sutradara untuk menggambarkan sebuah adegan dalam naskah dengan cara terbaik. Aku dengan tulus meminta maaf kepada aktris yang terluka oleh apa yang terjadi. 

Kim Ki Duk sendiri adalah sutradara ternama yang telah menangani berbagai film hits seperti ‘bad Guy’, ‘3 Iron’, ‘Amen’, ‘Pieta’, ‘Moebius’ dan lainnya. (www.kpopchart.net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *