Junsu yang akan segera menjalani wajib militernya baru saja menuai kontroversi setelah menjual hotel mewahnya di pulau Jeju, Toscana.

Kontroversi tersebut bermula setelah Junsu menjual salah satu bisnis propertinya yang begitu menjanjikan di pulau Jeju itu. Setelah hotel terjual, salah seorang staf mengaku bahwa ia terlambat mendapatkan gaji dari atasan yang mana hal tersebut juga ikut membawa nama Junsu sebagai pemilik hotel sebelumnya.

Setelah mendapatkan berbagai komentar negatif dari kalangan netizen, Junsu akhirnya menanggapi kontroversi tersebut dan menjelaskan yang sebenarnya melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (07/02).

Aku akan meninggalkan dunia hiburan selama satu tahun 9 bulan, jadi aku pikir aku hanya akan menutup mata dan mengabaikannya,” mengisyaratkan jadwal wajib militernya yang tinggal menghitung hari.

Penyanyi kembali melanjutkan, “Namun, aku berpikir itu berubah dari penistaan karakter menjadi pembunuhan karakter. Aku tidak pernah mengambil untuk dari ketidakadilan atau berkomitmen atas perilaku yang tidak bermoral. Laporan membuat itu tampak seperti aku adalah orang yang mengambil manfaat dari keuntungan dan pergi atau mengambil uang dari publik, tapi itu tidak benar. Kebenarannya berbeda. Aku bahkan mengambil uang dari bisnis properti dan akun bank ku untuk membayar para pegawai.

Alasanku memilih untuk menjual [hotel] karena pengusaha profesional menyarankan kepadaku bahwa itu lebih baik bagi hotel dan masa depan karyawan,” ungkapnya melalui postingan terbaru pada akun Instagramnya.

Sementara itu, Junsu telah dijadwalkan untuk wajib militer pada tanggal 9 Februari mendatang, yang mana sebelumnya ia akan menjalani pelatihan selama beberapa minggu di Chungnam Nansan Army Training Center. (www.kpopchart.net)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *