T.O.P Big Bang menuai kritikan dari pakar setelah ia debut sebagai seorang kurator.

Pada Senin (03/10), anggota Big Bang ini memulai debutnya sebagai kurator internasional dan memegang lelang solo pertamanya di Hong Kong dengan total penjualan mengesankan sekitar 17 juta Dolar Amerika (220 miliar Rupiah).

Dikutip dari Wikipedia, Kurator adalah pengurus atau pengawas institusi warisan budaya atau seni, misalnya museum, pameran seni, galeri foto, dan perpustakaan. Kurator bertugas untuk memilih dan mengurus objek museum atau karya seni yang dipamerkan.

Hal ini dilakukan oleh T.O.P murni karena kecintaannya terhadap seni. Penggemar bisa melihat hal tersebut melalui koleksi foto akun Instagram pribadinya, yang menyuguhkan berbagai karya seni tingkat tinggi.

Namun aksi T.O.P ini ternyata menuai kritikan dari pakar. Seperti yang diungkapkan oleh seorang kurator senior bernama Sam Bardaouil, “Aku rasa orang akan merasa kecewa jika aku yang bekerja sebagai kurator tiba-tiba mengikuti Olimpiade Jerman sebagai tim renang. Aku rasa analoginya seperti itu.”

Ia melanjutkan, “Aku pikir ketika kau melakukan suatu hal dalam jangka waktu yang lama dalam hidupmu, kau akan tahu apa yang kau lakukan. Menjadi kurator adalah pekerjaan yang berat dan harus belajar banyak sebelum memasuki ranah tersebut. Memang banyak kurator yang mendapatkan posisinya dengan mudah dan pemikiran yang dangkal, tapi itu adalah hal yang buruk, sungguh. Kau harus benar-benar tahu, mengerti dan paham apa yang kau katakan.”

Bagaimana pendapat kalian soal pernyataan kurator di atas? (www.kpopchart.net)