Jeju kembali dapatkan berita menyedihkan, hal ini karena adanya pembunuhan terhadap seorang wanita Korea di sebuah Gereja Katolik di Pulau Jeju. Seorang pria Cina telah ditetapkan sebagai tersangka yang membunuh wanita yang berusia kurang lebih 60 tahun tersebut.

Melalui informasi dari Kepolisian di Jeju pada tanggal 23 September, pria 60 tahunan yang bernama Chen tersebut telah melakukan pembunuhan. Saat ditanyakan apa alasan dari tujuannya tersebut, Ia pun berikan jawaban tak masuk akal, “seseorang memasukan chip di kepalaku dan menguasaiku dengan itu”.

Saat pertama kali ditangkap, Chen mengaku bahwa Ia semakin kesal melihat wanita setelah kedua mantan istrinya selingkuh. “Saat aku melihat seorang wanita sedang berdoa, aku melakukan kejahatan dengan dorongan hati yang mendadak”, tuturnya. Pengakuannya terhadap ditanamnya chip dikepala, baru dikatakan setelah mengetahui wanita yang diserangnya meninggal dan polisi menduga bahwa Chen melakukannya hal tersebut dengan berharap untuk pengurangan masa tahanannya.

Melalui informasi dari orang terdekatnya, diduga Chen telah merencanakan hal ini karena Ia terlihat membeli pisau dua hari sebelum kejadian dan datang ke gereja dua kali sehari.

Melalui pemeriksaan, Chen dipastikan mengidap Megalomania, dimana seseorang merasa dirinya terhebat dan miliki segala kekuasaan. Menurut informasi dari saudara Chen, Ia juga tak pernah menerima perawatan psikologi atau memakan obat apapun untuk kesehatan mentalnya. (www.kpopchart.net)