Beberapa restoran diberbagai tempat terkadang melarang para konsumennya untuk membawa makanan serta minuman dari luar dan hal tersebut merupakan kebijakan yang seharusnya konsumen acuhkan untuk menghargai produk yang dijual oleh restoran tersebut. Tetapi, hal malang terjadi kepada seorang pemilik restoran di pulau Jeju karena mengaplikasikan aturan itu.

Pada tanggal 9 September kemarin, sekitar pukul 22.25 KST, beberapa turis Cina, dua orang wanita dan delapan orang pria masuki sebuah restoran di Yeondong, Jeju dan memesan makanan dengan seharga 150.000 KRW (kurang lebih 1,6 juta rupiah). Mereka pun mengeluarkan bir dan soju yang mereka beli di luar saat makanan yang mereka pesan datang. Sang pemilik restoran memberitahukan kepada para turis tersebut untuk menyimpan minumannya karena tak boleh membawa makanan atau minuman dari luar berdasarkan aturan di restorannya.

Para turis yang merasa tersinggung seketika marah dan meninggalkan restoran tersebut tanpa membayar makanan mereka. Pemilik restoran (53 tahun) dan anaknya (30 tahun) menahan mereka untuk membayar makanan yang telah mereka pesan. Karena hal tersebut, turis itu menyerang sang pemilik restoran dan anaknya dengan cara memukul mereka menggunakan botol bir yang dibalut kain. Teman dari sang anak yang berada dilokasi mencoba untuk melerai akhirnya juga menjadi korban turis-turis tersebut.

Serangan dari turis-turis tersebut mengakibatkan sang pemilik restoran alami pendarahan pada otaknya, anaknya dan teman dari anak pemilik restoran tersebut alami retak dibagian wajah mereka. Perlu waktu 7 hingga 8 minggu untuk masa penyembuhan para korban.

5 turis terpaksa ditahan dan 3 lainnya dilarang untuk meninggalkan Korea Selatan karena masih dalam tahap investigasi.

Kalian dapat melihat kejadian tersebut melalui video dibawah ini! (www.kpopchart.net)