Konsep lolita belakangan memang menjadi isu yang sangat sensitif di kalangan netizen Korea, terutama jika menyangkut idol yang mengusung atau menyelipkan konsep lolita pada comeback mereka.

Baru baru ini salah seorang netizen menduga bahwa Red Velvet menggunakan konsep lolita pada comeback mereka dengan mini album ketiga bertajuk ‘Russian Roulette’.

Netizen tersebut menyertakan berbagai bukti bahwa Irene Cs mengusung konsep lolita pada MV-nya, dengan menuliskan, “1. Terdapat sebuah setting sekolah, yang mana merupakan klise dari konsep Lolita. Pakaian mereka juga terlalu kecil. 2. Wajah tanpa ekspresi, menengadah ke seorang figur otoritas, mengenakan pakaian bayi. 3. Pakaian bayi Irene 4. Foto album (mengenakan rok dan membuka kaki mereka adalah pose khas Lolita.). 5. Irene mengenakan rok pendek dan menarik perhatian pada kakinya

Tidak lama setelah tuduhan tersebut menarik perhatian, netizen tampaknya tidak setuju dengan tuduhan dan berbagai bukti yang diunggah oleh seorang netizen tersebut.

Banyak dari mereka yang mengkritik netizen dan membela Red Velvet dari tuduhan tersebut dengan berkomentar,

Tidak. Tapi pakaian bayi apa yang kau bicarakan?ㅋㅋㅋ Pakaian yang ia kenakan itu dibuat untuk dewasa. Jadi mendandani dirimu seperti seorang ratu juga dianggap lolita sekarang?

Dengan pemirikiran yang kau jalani, kau masih berpikir pakaian olahraga dianggap sebagai lolita? Seperti komentar lainnya yang mengatakan, pakaian itu dibuat untuk dewasa, apakah kau tidak berpikr ini karena kau adalah seorang pedofilia? ^^

Pakaian olahraga, kalung, gelang dan semuanya hanya aksesoris dan alat peraga, apanya yang Lolita” dan masih banyak komentar lainnya.

Bagaimana menurut kalian? (www.kpopchart.net)

red velvet lolita

rv1

rv2

rv3

rv41

rv4

rv5