Tampaknya Seven Seasons berhasil membuat penggemar merasa gerah dan ekspresikan protes mereka.

Agensi yang menaungi Block B tersebut baru-baru ini mengalami boikot yang dilakukan secara serempak oleh para penggemar grup idola tersebut. Pasalnya agensi dianggap penggemar tidak mempedulikan Block B baik dari promosi, comeback maupun aktivitas di luar promosi musik.

Hal tersebut terbukti dengan akun resmi grup Block B yang sangat jarang aktif di sosial media. Dikabarkan Instagram resmi Block B diketahui aktif terakhir kali 15 minggu yang lalu, sementara akun lainnya yang diperuntukkan bagi penggemar Jepang justru lebih sering melakukan update aktivitas para anggota.

Hal lain yang semakin menumpuk kegeraman penggemar adalah bahwa agensi tidak pernah terlihat melakukan promosi untuk comeback grup, yang mana justru lebih banyak dilakukan langsung oleh para anggota sendiri. Tidak hanya sampai disitu, disebutkan juga bahwa pihak agensi tidak memperbarui situs resmi Block B, yang sebelumnya sempat terkena expired domain, hingga menuai protes penggemar melalui Twitter. Bahkan setelah diperbarui, dikatakan bahwa agensi bahkan salah menulis informasi tanggal lahir Zico.

Hal-hal lain seperti hilangnya akun Youtube Seven Seasons yang tanpa pemberitahuan membuat jumlah view video musik Block B menjadi terhapus. Meskipun saat ini channel tersebut telah kembali aktif, namun tidak adanya klarifikasi dan penjelasan dari pihak agensi sebelumnya menjadi sebuah kekecewaan tersendiri bagi penggemar.

Berbagai penyebab lainnya adalah mengenai channel aplikasi V Block B yang tidak pernah aktif, serta janji agensi yang hanya akan mendukung aktivitas Block B ternyata diingkari dengan adanya penerimaan dan pelatihan trainee baru.

Saat ini para penggemar secara serempak mengadakan aksi boikot dengan tidak membeli DVD Block B yang telah dirilis baru-baru ini. Hal ini tentunya dilakukan atas kekecewaan yang telah tertumpuk dengan harapan agensi akan lebih peduli pada Block B.

Bagaimana tanggapan kalian mengenai hal tersebut? (www.kpopchart.net)